Mengerikan! Arwah Nuri korban mutilasi di Tangerang, mulai gentayangi warga


036772000_1461475149-IMG_0185-1

palingseru.com – Meninggalnya Nur Atikah (34) seorang wanita hamil tujuh bulan yang dimutilasi ini sepertinya masih meninggalkan bekas duka yang mendalam.

Dan bahkan kini beredar kabar kalau arwah Nuri (sapaan akrab korban) gentayangan. Seperti yang dikatakan oleh seorang warga bernama Wati yang tinggal di seberang tempat terbunuhnya korban. Dia mengatakan, ada seorang warga yang teriak-teriak seperti kerasukan.

“Ada warga yang tinggalnya di seberang kontrakan, tiba-tiba saja teriak seperti orang kesurupan,” ujar Wati, seperti dikutip Liputan6.com, (24/4).

Diduga, warga bernama Laras (29) bisa kesurupan karena dirasuki oleh arwah Nuri.

Wati menambahkan, ketika orang mendengar teriakan, hampir seluruh warga langsung mendatangi kontrakan Laras dan langsung memegangi kaki serta tangan Laras agar tidak menendang barang-baran yang ada di kamar kontrakannya.

Dan tak lama kemudian seorang warga mendatangi orang pintar di kampung untuk mengusir arwah Nuri.

Saha ieu (siapa ini)? Tong ngaganggu (Jangan ganggu)!” tanya orang pintar tersebut sembari memegangi kening Laras.

Dalam keadaan tidak sadar, Laras berbicara meracau. Dia meminta bagian kaki Nuri yang belum ditemukan untuk segera dicari.

“Di mana kaki saya? Saya orang Lebak, tolong temukan anggota tubuh saya,” kata Wati.

Wati mengaku sejak meninggalnya korban, warga yang melintas di rumah kontrakan berlantai dua itu, kerap mencium bau busuk dan amis.

“Kalau malam terutama, lewat di depannya tiba-tiba bau amis atau bau busuk, terus tiba-tiba hilang. Kalau sudah begitu banyak warga yang lewat langsung lari,” tutur Wati.

Padahal, kata Wati, pemilik kontarakan sudah membersihkan kamar kontrakannya dan bahkan meletakkan beberapa bungkus penuh pembersih lantai beraroma cemara di setiap dindingnya.

Semenjak kejadian tersebut, kontrakan milik Abdul Malik sebanyak 17 pintu kamar itu kosong ditinggal penghuninya.

“Kontrakannya juga sudah sepi pada pindah gara-gara takut dihantuin,” kata Abdul Malik.

More From: Berita Menarik