Aneh Warga di Negara ini Tolak di Beri Uang Gratisan Sebesar Rp 33 Juta Sebulan dari Pemerintah. Ternyata ini Alasannya


16dolar

Palingseru.com – Belum lama ini , pemerintah Swiss memberikan gaji cuma – cuma kepada warganya sebesar 2.500 franc (setara Rp 33 juta) untuk  setiap bulannya. Namun ternyata, pemberian uang gaji cuma – cuma ini ditolak oleh warga Swiss karena rencana tersebut dianggap hanya membuang-buang dana anggaran negara dan akan membuat warga Swiss malas untuk bekerja dan memilih tinggal di rumah.

Penolakan yang dilakukan warga Swiss atas gaji cuma – cuma yang akan diberikan pemerintah tiap bulannya itu dituliskan dalam sebuah petisi  dengan dukungan sistem demokrasi langsung yang digagas oleh pemilik kafe di Basel, Daniel Haeni dan kawan-kawannya.

Dalam petisi tersebut menunjukkan sebanyak 76,9 persen warga menyatakan ‘tidak’ untuk gaji dasar warga di Swiss. Bahkan di tahun 2013 silam, sudah pernah terjadi perdebatan mengenai rencana pemerintah agar memberikan uang secara cuma-cuma sebesar 2.500 franc kepada orang dewasa dan 625 franc (setara Rp 8,5 juta) untuk anak-anak di bawah 18 tahun setiap bulan, mendapat pro dan kontra.

Baca juga : Di Jepang Gaji Rp 24 Juta Sebulan Hanya Bisa Untuk Tinggal di Warnet

Dari pernyataannya , gaji tersebut diberikan tanpa syarat sebagai bentuk penghargaan terhadap martabat manusia dan demi meningkatkan layanan publik.

Namun lagi – lagi warga tidak setuju, petisi yang telah dibuat itupun kini telah ditandatangani lebih dari 100 orang.

Jika rencana tersebut tetap dilakukan , pemerintah Swiss harus menyediakan 25 miliar franc setiap tahunnya untuk menggaji warga. Hal ini akan memicu kenaikan pajak, pemotongan anggaran, dan merusak ekonomi.

Seorang warga yang menolak, Meleani, mengatakan pemberian uang itu sangat membahayakan negara.

“Saya kira sangat berbahaya saat seseorang dipenuhi seluruh kebutuhannya, maka masyarakat sudah tidak merasa bertanggung jawab lagi mengurus orang lain yang tidak mampu memenuhi kebutuhan diri sendiri,” kata Meleanie, seperti yang dilansir dari Merdeka.com (7/6).

Sementara di bagian Finlandia , mereka berencana menghapuskan seluruh jaminan sosial dan menggantinya dengan uang tunai sebesar US$10 ribu (Rp134 juta) bagi semua warga setiap tahunnya. Sebanyak 10 ribu warga Finlandia akan menerima sekitar 550 euro (Rp7,6 bulan) per bulan selama dua tahun.

Lihat juga : 5 Negara ini Gaji Pembantu Rumah Tangga Lebih Besar daripada Manager Lho


Like it? Share with your friends!