5 Alasan Larangan Untuk Bermain Pokemon GO. Yuk Lihat Seperti Apa Aja


5-Alasan-Larangan-Untuk-Bermain-Pokemon-GO

palingseru.com – Masyarakat dunia kini telah dibutakan dengan permainan Pokemon Go. Bagaimana tidak, demi menemukan monster Pokemon, orang-orang rela melakukan segala cara meskipun hal itu membahayakan keselamatan nyawanya.

Ya, seperti yang kita tahu, untuk mendapatkan monster Pokemon, para gamers harus berjalan dan otomatis matanya fokus dengan layar android mereka. Inilah yang menjadikan angka kecelakaan semakin meningkat.

Untuk itu, pemerintah Indonesia membuat kebijakan terkait permainan ini. Berikut lima alasan larangan untuk bermain Pokemon Go, dikutip TribunnewsBogor.com, Jumat (22/7/2016):

1.Mengurangi Tingkat Kewaspadaan Saat Bertugas

Tepat di tanggal 19 Juli 2016 kemarin, Mabes Polri mengeluarkan sebuah surat telegram No : STR/533/VII/2016  yang ditandatangi oleh Kadiv Propam, Irjen Mochamd Iriawan.

Dalam surat telegram tersebut, dipertegaskan bahwa selama menjalankan tugas, seluruh anggota tidak boleh memainkan permainan Pokemon Go. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kewaspadaan saat bermain.

2.Dapat Melacak Keberadaan Anggota TNI AL

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi mengeluarkan aturan baru yakni larangan bermain Pokemon Go. Larangan ini diterapkan pada anggota TNI AL karena game ini menggunakan Global Positioning System (GPS).

Di mana hal tersebut dapat memudahkan pencarian keberadaan anggota TNI AL.

“Semua smartphone sekarang ini sudah bisa mengirimkan lokasi posisi. Itu (Pokemon Go-red) tidak bisa kalau bicara pengamanan dan keamanan,” katanya usai memimpin serah terima jabatan Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) dari Laksamana Muda TNI A Taufiq R kepada Laksamana Muda TNI Siwi Sukma Adji di Markas Komando Kawasan Barat Koarmabar), Senen, Jakarta Pusat pada Selasa (19/7/2016). Demikian dikutip TribunnewsBogor.com.

3.Unsur Perjudian Bikin Kecanduan

Alasan pemerintah Indonesia menerapkan aturan larangan bermain Pokemon Go berikutnya ialah permainan ini dapat membuat orang berpikir tidak rasional.

“Tidak seharusnya orang dikendalikan oleh permainan. Kalau bermain, saya tangkap dan diproses. Bermain game harus ada waktunya dan kita harus tahu di mana bisa menggunakan itu,” kata Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Risma mengungkapkan, jika dirinya melihat PNS kedapatan bermain Pokemon Go, maka ia tidak segan-segan menangkap sendiri PNS dan memberikannya sanksi.

“Kalau ketahuan main Pokemon di kantor, tak tangkap sendiri,” tandasnya.

4.Mengantisipasi Timbulnya Potensi Kerawanan di Bidang Keamanan dan Kerahasiaan Instalasi Pemerintah

Pada Kamis, 21 Juli 2016, Kemenpan RB Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi menerbitkan Surat Edaran tentang Larangan bagi Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) – PNS bermain game virtual berbasis Global Positioning System (GPS) di lingkungan instansi pemerintah.

Dalam surat edaran tersebut, Menteri Yuddy juga meminta para Pejabat Pembina Kepegawaian di masing-masing satuan kerja untuk melakukan pemantauan dalam pelaksanaannya.

5.Dilarang Main Pokemon di Sekolah

Larangan terakhir ini diterapkan langsung oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta. Di mana aturan tersebut melarang siswa SD dan SMP bermain game Pokemon Go selama berada di lingkungan sekolah.

Untuk membuat aturan ini dipatuhi para siswa, Kepala Disdik Kota Yogyakarta, Edy Heri Suasana melarang para murid untuk membawa telepon genggam saat bersekolah.

“Untuk membuat siswa SD dan SMP tak bermain Pokemon Go, kita melarang para siswa membawa telepon genggam. Sementara untuk siswa SMA diperbolehkan membawa telepon genggam. Tetapi saat di sekolah, aplikasi game harus tidak ada dan koneksi internet harus dimatikan,” ungkapnya kepada Tribun Jogja, Senin (18/7/2016). Demikian dikutip TribunnewsBogor.com.

More From: Aneh Unik