Pasangan Pengantin Ini Terpaksa Menikah di Kantor Polisi, Ini yang Dikatakan Mempelai Wanita


nikah-di-kantor-polisi_20160722_234704

palingseru.com – Bagi sebagian orang, pernikahan hanya untuk dilakukan sekali seumur hidup. Untuk itu, demi merayakan pernikahan orang-orang rela mengeluarkan dana sebanyak mungkin untuk menciptakan pesta pernikahan yang mewah.

Mulai dari menyewa gedung sampai restoran bintang lima. Namun bagaimana jika pesta pernikahan seumur hidup ini digelar di kantor polisi?

Ya, seperti yang dialami pasangan pengantin ini. Sharoni dengan pasangannya, Dian Novita terpaksa menikah di musala Polsek Pademangan karena sang suami menjadi tersangka kasus pengereyokan yang mengakibatkan tewasnya seorang warga Pademangan yang terjadi pada 6 Juli 2016 lalu, sebagaimana dikutip TribunnewsBogor.com.

Keluarga yang menghadiri pernikahan ini pun tak kuasa menahan isak tangis. Terutama ibu Sharoni, Suwarsih. Sebelum melakukan akad nikah, Suwarsih tak henti-hentinya menangis. Ia tak menyangka jika pernikahan anaknya akan berlangsung di kantor polisi.

Padahal, kata dia, undangan sudah disebar ke semua saudara, kerabat dan para tetangganya.

“Tadinya mau di rumah ada pesta besar-besaran, undang keluarga, teman-temannya¬†Sharoni. Tapi ya sudah kayak gini, mau bagaimana lagi, saya juga enggak nyangka bakal begini,”¬†kata Suwarsih.

sharoni-dian-novita_20160722_202737

Suwarsih mengaku, dirinya sangat terkejut saat anaknya ditetapkan sebagai tersangka. Sebab, di matanya, anaknya sosok yang baik, hal ini terlihat dari kelakuan sehari-hari anaknya yang dia sebut tidak suka neko-neko.

Hal inilah yang membuat Suwarsih begitu yakin jika anaknya tidak terlibat dalam kasus pengeroyokan tersebut.

Kesedihan ini juga dirasakan oleh mempelai pengantin wanita. Dian tak henti-hentinya menangis. Terlebih, saat Sharoni mengucapkan ijab kabul di hadapan sang penghulu.

Meski begitu, Dian yang telah sah menjadi istri Sharoni, mengaku tidak menyesal telah menikah dengan pria yang akrab disapa Roni itu.

“Saya akan menunggu Roni sampai bebas,” ujar Dian.

Sementara Roni juga mengatakan bahwa dirinya akan menjalani semua proses hukum dengan ikhlas.

“Saya akan jalani semuanya dengan ikhlas, semoga Dian tetap sabar,” tutur Roni.


Like it? Share with your friends!