Kisah Mbah Agus, Polisi Jujur yang Lebih Takut Nanti ketika di Alam Kubur


858926c0-be38-4eac-864b-16cd0bf270c2

Palingseru.com – Media sosial kini sedang dihebohkan dengan sebuah kisah inspirasi dari salah satu anggota polisi yakni Aiptu Agus Dwi Santoso (58) . Dalam kisahnya , Aiptu Agus atau yang sering di sapa mbah Agus ini dikenal dengan polisi yang sangat bersahaja dan menjujung tinggi kejujuran.

Mbah Agus telah pensiun dari kariernya sebagai Polisi lalu lintas. Namun , status pensiun yang diterimanya tak membuat dirinya bermalas – malasan. Sampai kini , mbah Agus masih setia menyeberangkan anak-anak SD di Klampok Brebes, Jateng setiap paginya.

Aksinya yang sungguh dermawan ini membuat banyak orang khususnya orangtua dan guru di Brebes mengenal Mbah Agus sebagai polisi bersahaja.

Baca juga : 5 Anggota Polisi ini Mendadak Terkenal. Lihat Kisahnya Mulai dari Suara Bagus Hingga Tinggal di Kandang Sapi

Mbah Agus tetap setia memimpin dan menyebrangkan anak – anak sekolah dengan ketulusan hati. Bahkan, Mbah Agus menolak diberi uang insentif karena rutin membantu menyeberangkan anak-anak pergi dan pulang sekolah.

“Lah memang tugas saya. Ada orangtua yang mau beri insentif saya karena bantu anak-anak, saya bilang saja saya minta doa saja agar saya sehat dan selamat,” terang Agus .

Baginya , menyeberangkan anak-anak merupakan salah satu kegiatan untuk mengisi hari-harinya jelang pensiun. Ini pekerjaan tak mudah, karena terkadang ada anak-anak yang nakal yang saat diseberangkan malah lari mendahului.

“Itu bikin deg-degan. Bikin spot jantung,” urai dia.

Dan menariknya , mbah Agus mengaku jika dirinya menyayangi anak-anak sekolah dan menganggap cucunya sendiri. Agus sendiri selama ini hidup seorang diri tak menikah.

Mbah Agus masuk polisi pada tahun 1979, dia mengaku waktu itu putus kuliah di salah satu universitas di Yogya. Ayahnya seorang prajurit TNI, tak kuat keuangannya membiayai Agus.

“Ya putus kuliah, terus di Malioboro ada bukaan jadi polisi, saya daftar saja. Waktu itu umur saya 23 tahun,” lanjut Agus yang keluarganya tersebar di Yogya dan Bandung.

Selama bertugas, Agus tak pernah menerima uang dari masyarakat. Termasuk saat dia menegur pengendara yang melanggar aturan. Agus selama berdinas memakai sepeda. Dia tinggal di asrama polisi. Sepeda itu sudah dia jual untuk biaya anak angkatnya sekolah. Agus kini memakai motor dinas dari Polsek Wonosari, Brebes.

Dan paling menarik, semua yang dilakukan mbah Agus ini bukan untuk mencari ketenaran , tetapi mbah Agus hanya takut dengan alam kubur. Dan semua perbuatan itu bisa menjadi bekal amal baik di dunia, dan dia berharap agar selalu sehat dan selama dunia akhirat.

“Saya takut di alam kubur, saya takut di alam akhirat. Kalau ada pengendara yang melanggar aturan saya nasihati saja, saya bina. Saya nggak mau uangnya. Doakan saja saya sehat selamat,” tutup Agus , seperti yang dilansir dari Detik.com (27/7).

AD: Hotel murah di Indonesia mulai dari Rp 99rb, Pesan di RedDoorz Install Aplikasinya Sekarang!

Lihat juga : Diminta Untuk Selamatkan Cewek, Polisi ini Kaget Melihat apa yang Akan Mereka Selamatkan

More From: Aneh Unik