Tipe Jangkar Kapal Yang Banyak Digunakan Oleh Kapal


Jangkar Kapal Foto: www.suzuki.co.id

Jangkar merupakan alat penambat kapal yang digunakan untuk menahan kapal agar tidak bergerak ketika sedang berada di atas perairan seperti laut, danau, sungai dan jenis perairan lainnya. Jika tidak ada jangkar tentu saja kapal bisa bergerak mengikuti arah angin atau bergerak karena terkena sapuan gelombang air yang sangat besar.

Pada awalnya dulu jangkar pada kapal ini terbuat dari sebuah karung yang di dalamnya berisi pasir dan juga kayu log, kemudian diisi lagi dengan timah sebagai penambah berat karung tersebut. Namun saat ini seiring dengan berkembangnya zaman, jangkar sudah terbuat dari bahan yang jauh lebih modern dan unggul lagi.

Tipe Jangkar Pada Kapal Yang Sering Digunakan

Berbeda dengan zaman dulu, dimana dulu jangkar kapal hanya terbuat dari karung yang diisi dengan pasir dan juga bebatuan untuk bisa menahan kapal supaya tidak bergerak ketika berada di perairan.

Sekarang zaman sudah berkembang lebih pesat, seiring dengan berkembangnya zaman saat ini tipe-tipe jangkar pada kapal sudah berubah dan semakin modern. Bagi anda yang ingin mengetahui apa saja tipe atau jenis jangkar kapal yang sering digunakan. Berikut adalah beberapa jenis jangkar yang sering digunakan pada kapal.

1.     Danforth Stock Anchor

Jenis jangkar kapal yang pertama adalah danforth stock anchor. Jangkar kapal ini biasanya dipakai untuk kapal yang memiliki ukuran besar.

Bahkan jangkar ini sering digunakan untuk kapal-kapal mewah dan mahal. Jangkar jenis ini sering digunakan dan ditempatkan pada bagian geladak orlop atau geladak pendek yang berada di bawah geladak penerus. Jika memang demikian maka jangkar kapal jenis ini sering disebut dengan jangkar buritan dan juga berat jangkar ini sama seperti dengan jangkar haluan.

Apabila dalam kapal sudah ada jangkar buritan, maka kita tidak perlu lagi menggunakan jangkar haluan cadangan. Jenis jangkar danforth stock anchor ini merupakan jenis jangkar yang mempunyai daya cengkram lebih baik dibandingkan jenis jangkar lainnya.

Namun karena memiliki tongkat jangkar, maka kedua lengan dari jangkar ini tidak bisa menancap ke dasar laut dengan sempurna.

Selain itu, tiang jangkar juga tidak bisa langsung masuk ke urlup atau hawse pipe jangkar. Jenis jangkar seperti ini biasanya dipakai untuk kapal-kapal khusus dengan ukuran panjang kapal yang biasanya mencapai 100 kaki.

2.     Stockless Anchor

Berikutnya ada jenis jangkar kapal stockless anchor. Stockless anchor atau jangkar haluan merupakan jangkar utama yang umumnya sering digunakan untuk menahan kapal di dasar laut supaya tidak bergerak ketika terkena hembusan angin yang kencang, atau terkena ombak yang sangat besar.

Stockless anchor ini biasanya terpasang pada sisi lambung sebelah kiri dan juga lambung sebelah kanan pada haluan kapal. Karena berada pada kedua sisi kapal, berarti antara berat jangkar kapal bagian kanan dan bagian kiri harus sama-sama berat dan seimbang.

Stockless anchor ini biasanya juga memiliki jangkar cadangan. Jangkar cadangan berguna jika jangkar utama tidak bisa digunakan atau rusak, nah nantinya jangkar cadangan akan digunakan untuk mengganti jangkar utama tersebut.

Jenis jangkar haluan paling banyak dipakai untuk kapal yang berukuran besar. Jangkar pada kapal ini mempunyai tiang jangkar yang bisa bergerak. Jangkar kapal jenis ini merupakan jenis jangkar yang bisa sangat efektif bekerja, saat jangkar mulai diturunkan.

Maka bagian lengan jangkar akan bergerak ke bawah, hal ini karena terdapat engsel di bagian mahkota atau crown jangkar. Lengan jangkar itu bisa bergerak dengan sudut mencapai 45 derajat. Dengan posisi seperti itu maka bagian lengan jangkar bisa menancap ke dasar laut dengan lebih efektif.

3.     Mushroom Anchor

Jenis jangkar kapal yang terakhir adalah mushroom anchor. Dimana jangkar kapal jenis ini biasanya digunakan untuk kapal-kapal yang berlayar di area tertentu, terutama pada kapal yang berlayar di daerah dengan dasar laut yang berlumpur.

Hal ini karena bentuk jangkar yang seperti mangkuk sehingga bisa bekerja dengan baik untuk daerah yang berlumpur. Jangkar kapal jenis ini biasanya juga memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan jenis jangkar yang lainya. 

More From: Taukah Kamu